Tips Cepat Hamil

Showing posts with label STROKE. Show all posts
Showing posts with label STROKE. Show all posts

Monday, October 29, 2012

REHABILITASI PASCA STROKE


Begitu banyak hal yang harus diperhatikan untuk melaksanakan Rehabilitasi Pasca Stroke pada IPS. Sebagai contoh : IPS yang mengalami kelemahan AGA, ABGB, mengompol mempunyai resiko tinggi terjadinya pressure ulcer (luka di daerah yang mengalami tekanan) seperti di bokong, panggul, mata kaki. IPS dengan kesulitan makan, minum, menelan, mempunyai resiko tinggi terjadi aspirasi (masuknya makanan atau minuman ke paru-paru) dan juga radang paru-paru. Menurut beberapa penelitian ternyata 40% aspirasi terjadi tanpa tanda-tanda batuk, sehingga dikatakan aspirasi silent. Tentu saja hal amat berbahaya. Ditambah lagi orang yang hanya tergolek begitu saja mempercepat terjadinya dimensia atau pikun.




          Tidak dapat dipungkiri bahwa stroke merupakan penyumbang cukup besar untuk ketidakmandirian seseorang. Setelah stroke menyerang, biasanya pasien dirasa akan menjadi beban untuk keluarganya. Yach.. bagaimana... segala-galanya harus dibantu. Duduk dibantu, mungkin bahkan tidak dapat duduk sendiri, apalagi berdiri... berjalan... Kalau yang itu saja susah, apalagi melakukan kegiatan sehari-hari, walau itu untuk dirinya sendiri. Seperti mandi, BAK, BAB, makan, berpakaian, berdandan. untuk itulah perlunya diadkan Rehabilitasi Pasca Stroke.
Terasa dunia sudah berakhir. Hati-hati kalau sudah ada pemikiran seperti ini maka tak heran Insan Pasca Stroke (IPS) sudah masuk gejala depresi. Sebenarnya IPS tidaklah harus menjadi manusia yang seolah-olah tidak berguna lagi. Masih banyak harapan yang dapat terwujud, asal saja IPS ter-terapi dengan baik dan terarah dengan mengikuti Rehabilitasi Pasca Stroke.

Secara definisi stroke adalah : serangan tiba-tiba akibat kelainan pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak. Kejadian ini sering menyebabkan kelainan neurologis seperti: kelemahan motorik Anggota Gerak Atas (AGA) dan  Anggota Gerak Bawah (AGB) tercatat 88% pasien. Kesulitan menelan (50%) dan berbicara (30%). Mengompol. Kesulitan untuk mengingat dan berpikir. Bahkan ada yang sampai terjadi perubahan kepribadian menjadi pemarah, perusak.
Stroke dapat datang kapan saja, terutama untuk orang-orang yang mempunyai Hipertensi (tekanan darah tinggi), Diabetes Melitus (kencing manis), kolesterol tinggi, sering mengkonsumsi obat-obatan tanpa indikasi, kelaianan katub jantung, kelainan struktur vascular. Bila stroke sudah menyerang... bagaimana???
Masih banyak harapan untuk IPS bangkit dari jurang ini. Dengan melakukan terapi Rehabilitasi Pasca Stroke secara terintegrasi dengan terarah dan simultan, diharapkan tingkat kemandirian IPS akan  meningkat, dan tentu saja kualitas hidup akan meningkat pula sesuai dengan kemampuan mereka.
REHABILITASI PASCA STROKE haruslah dimulai sedini mungkin. Ingat bahwa waktu yang baik adalah 6 (enam) bulan pertama pasca stroke. Setelah masa kritis selesai, pasien menjadi stabil, saat itu terapi rehabilitasi dapat dimulai. Bila dilakukan terapi dengan benar, terarah, terukur, dan simultan, dalam waktu 3 bulan pertama akan didapat hasil yang pesat. Bila sudah masuk 6 bulan, biasanya perbaikan akan menjadi lambat atau bahkan mendatar saja. Saat itu IPS harus tetap mempertahankan fungsionalnya dengan cara tetap berlatih. Intinya jangan biarkan IPS hanya tergeletak tak berdaya.
Setelah keadaan stabil, dokter spesialis Rehabilitasi Medik akan menilai kemampuan fungsional pasien. Apa yang masih dapat dipertahankan, apa yang harus ditambahkan, apa yang harus dimodifikasi, dan sebagainya. Hal yang terpenting adalah mengontrol penyakit atau hal lain yang menyebabkan stroke, agar tidak terjadi serangan berulang. Mengubah gaya hidup yang tidak benar dan sembarangan menjadi lebih teratur dan benar.
Terapi akan dimulai dengan mobilisasi bertahap, yaitu berlatih untuk duduk sendiri, berdiri, dan berjalan. Latihan kegiatan melakukan kegiatan sehari-hari seperti mandi, makan, BAK, BAB, berpakaian, berdandan. Sampai melakukan kegiatan yang bersifat hobby dan hubungan dengan masyarakat, seperti memasak, berkebun. Semua itu dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan kemajuan dan prediksi pemulihan fungsional IPS.
Bagaimana dengan proses menelan? Data RSCM (2008) ditemukan 50% pasien pasca stroke terdeteksi adanya  gangguan menelan. Gangguan menelan yang lebih sulit adalah pada saat menelan air dibanding menelan makanan. Bahkan menelan air liur saja menjadi sulit... waduh... kok jadi ngeces??? Bila menelan saja sulit apalagi berbicara? Kayaknya jadi pelo. Menjadi ngeces dan pelo saja sudah tidak nyaman, apalagi kalau ditambah aspirasi atau masuknya makanan atau minuman ke dalam paru-paru. Aspirasi tidak dapat dianggap enteng, karena dapat menimbulkan Pneumonia (radang paru) bahkan kematian.
Bicara pelo saja masih beruntung, ada IPS yang sampai terganggu proses pikirnya atau bahkan tidak mengerti pembicaraan atau tidak dapat mengutarakan keinginan. Dunia ini menjadi aneh sekali dan tidak dapat dimengerti.
Kunci keberhasilan untuk rehabilitasi pasca stroke adalah perbaikan syaraf-syaraf otak yang rusak (neuroplasticity). Latihan dengan gerakan yang benar dan bertujuan menurut fungsinya.
Tetap semangat, dan menjadi lebih baik setiap hari. Kualitas hidup akan membaik. Hidup bukan hanya menambahkan usia pada kehidupan anda, tapi tambahkanlah kehidupan pada usia anda.

Oleh : dr. Endang Ernandini, SpRM

STROKE

STROKE
 

Stroke adalah kehilangan fungsi otak yang disebabkan oleh terhentinya aliran darah ke area otak. Jika aliran darah berhenti selama lebih dari beberapa detik, sel-sel jaringan otak yang tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen dapat mati dan menyebabkan kerusakan fungsi otak permanen.
Tanda paling umum dari stroke adalah kelemahan tiba-tiba pada wajah, lengan atau kaki, paling sering di salah satu sisi tubuh. Tanda-tanda peringatan lainnya dapat berupa:
  • Mati rasa mendadak pada wajah, lengan, atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh
  • Kebingungan, tiba-tiba kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
  • Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata
  • Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Mendadak sakit kepala parah tanpa diketahui penyebabnya.
Paparan gangguan tersebut adalah sebagai berikut: jika Anda mengalami atau melihat satu atau lebih tanda-tanda stroke seperti di bawah ini, segeralah periksakan diri ke dokter :
 Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada bagian wajah, lengan, atau kaki - terutama pada satu sisi tubuh.
Orang dengan stroke biasanya akan memiliki bentuk mulut "tidak rata" alias mencong. Perlu diwaspadai juga apabila mereka (orang yang dicurigai stroke) mengalami kesulitan menggerakkan lengan atau mengendalikan jari. Misalnya, ketika mengangkat kedua tangan, tangan yang sebelah lebih tinggi dibandingkan tangan yang lain.

2. Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara.
Masalah bahasa adalah salah satu tanda-tanda yang paling umum dari stroke. Seseorang yang mengalami stroke tiba-tiba mungkin akan mengalami masalah ketika mereka bicara. Bahkan, beberapa di antaranya juga mengalami penurunan pemahaman. Mintalah dia (orang yang dicurigai stroke) untuk mengulangi kembali kalimat sederhana kepada Anda, misalnya: "Saya pergi ke toko hari ini." Jika ia mengalami kesulitan mengulangi kata-kata itu bisa jadi dia mengalami stroke.

3. Pengelihatan mendadak terganggu.
Gangguan pengelihatan yang datang secara tiba-tiba merupakan gejala stroke yang umum. Mereka mungkin tidak akan mampu melihat dengan jelas dengan satu mata, atau mungkin mengalami kesulitan untuk melihat ke kanan atau kiri.

4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
Berjalan seolah-olah mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh adalah semua gejala stroke. Tanda-tanda serupa lainnya seperti berjalan dengan kaki terbuka lebar atau tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus, seperti ketidakmampuan untuk menulis juga patut diwaspadai.

5. Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.
Gangguan sakit kepala tidak selalu identik dengan gejala stroke. Tetapi, jika sakit kepala menyerang tiba-tiba atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya perdarahan intrakranial, juga dikenal sebagai "stroke merah (red sroke)."
Tanda-tanda stroke tergantung pada sisi otak yang dipengaruhi, bagian otak yang terkena, dan tingkat cedera otak. Oleh karena itu, setiap orang mungkin memiliki tanda-tanda peringatan stroke yang berbeda. Stroke dapat menimbulkan sakit kepala, atau mungkin sama sekali tidak menyakitkan.

Ada dua jenis utama stroke:

1. Stroke iskemik

Stroke iskemik terjadi bila pembuluh darah yang memasok darah ke otak tersumbat. Jenis stroke ini yang paling umum (hampir 90% stroke adalah iskemik).
Kondisi yang mendasari stroke iskemik adalah penumpukan lemak yang melapisi dinding pembuluh darah (disebut aterosklerosis). Kolesterol, homosistein dan zat lainnya dapat melekat pada dinding arteri, membentuk zat lengket yang disebut plak. Seiring waktu, plak menumpuk. Hal ini sering membuat darah sulit mengalir dengan baik dan menyebabkan bekuan darah (trombus).
Stroke iskemik dibedakan berdasarkan penyebab sumbatan arteri:
  • Stroke trombotik. Sumbatan disebabkan trombus yang berkembang di dalam arteri otak yang sudah sangat sempit.
  • Stroke embolik. Sumbatan disebabkan trombus, gelembung udara atau pecahan lemak (emboli) yang terbentuk di bagian tubuh lain seperti jantung dan pembuluh aorta di dada dan leher, yang terbawa aliran darah ke otak. Kelainan jantung yang disebut fibrilasi atrium dapat menciptakan kondisi di mana trombus yang terbentuk di jantung terpompa dan beredar menuju otak.

2. Stroke hemoragik.

Stroke hemoragik disebabkan oleh pembuluh darah yang bocor atau pecah di dalam atau di sekitar otak sehingga menghentikan suplai darah ke jaringan otak yang dituju. Selain itu, darah membanjiri dan memampatkan jaringan otak sekitarnya sehingga mengganggu atau mematikan fungsinya.
Dua jenis stroke hemoragik:
  • Perdarahan intraserebral. Perdarahan intraserebral adalah perdarahan di dalam otak yang disebabkan oleh trauma (cedera otak) atau kelainan pembuluh darah (aneurisma atau angioma). Jika tidak disebabkan oleh salah satu kondisi tersebut, paling sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi kronis. Perdarahan intraserebral menyumbang sekitar 10% dari semua stroke, tetapi memiliki persentase tertinggi penyebab kematian akibat stroke.
  • Perdarahan subarachnoid. Perdarahan subarachnoid adalah perdarahan dalam ruang subarachnoid, ruang di antara lapisan dalam (Pia mater) dan lapisan tengah (arachnoid mater) dari jaringan selaput otak (meninges). Penyebab paling umum adalah pecahnya tonjolan (aneurisma) dalam arteri. Perdarahan subarachnoid adalah kedaruratan medis serius yang dapat menyebabkan cacat permanen atau kematian. Stroke ini juga satu-satunya jenis stroke yang lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.

SERANGAN JANTUNG [Heart Attack]

SERANGAN JANTUNG / HEART ATTACK


Serangan jantung (bahasa Inggris: Myocardial infarction, acute myocardial infarction, MI, AMI) adalah terhentinya aliran darah, meskipun hanya sesaat, yang menuju ke jantung, dan mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati.
Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang dewasa di Amerika. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat:
  • 1.500.000 orang mengalami serangan jantung.
  • 478.000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
  • 407.000 orang mengalami operasi peralihan.
  • 300.000 orang menjalani angioplasti.
Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.
Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah Rokok, mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat.
(wikipedia.org)

Jantung bekerja 24 jam sehari, memompa oksigen dan nutrisi kaya darah ke tubuh. Darah dipasok ke jantung melalui arteri koroner nya. Jika gumpalan darah tiba-tiba blok arteri koroner, memotong sebagian besar atau semua pasokan darah ke jantung, dan hasil sebuah serangan jantung. Sel-sel dalam otot jantung yang tidak menerima cukup oksigen darah yang kaya mulai mati. Semakin banyak waktu yang berlalu tanpa pengobatan untuk memulihkan aliran darah, semakin besar kerusakan jantung.

Sebuah serangan jantung adalah keadaan darurat. Layanan panggilan darurat jika Anda berpikir Anda atau orang lain mungkin akan mengalami serangan jantung. Perawatan segera dari serangan jantung bisa membantu mencegah atau membatasi kerusakan pada jantung dan mencegah kematian mendadak.
Hal ini penting untuk panggilan darurat layanan cepat - dalam waktu 5 menit - karena personel gawat darurat dapat memberikan berbagai perawatan dan obat-obatan di lokasi kejadian. Mereka membawa obat-obatan dan peralatan yang dapat membantu kondisi medis Anda, termasuk
  • oksigen
  • aspirin untuk mencegah pembekuan darah lebih lanjut
  • obat jantung, seperti nitrogliserin
  • pengobatan nyeri
  • defibrillator yang dapat me-restart jantung jika berhenti berdetak.
Jika aliran darah di arteri yang tersumbat dapat dikembalikan dengan cepat, kerusakan jantung permanen dapat dicegah. Namun, banyak orang tidak mencari perawatan medis selama 2 jam atau lebih setelah gejala dimulai. Gejala-gejala serangan jantung bisa termasuk ketidaknyamanan dada, rasa tidak nyaman di daerah lain dari tubuh bagian atas, sesak napas, dan gejala lainnya.

Gejala yang paling umum dari serangan jantung adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan. Sebagian besar serangan jantung melibatkan ketidaknyamanan di tengah dada yang berlangsung selama lebih dari beberapa menit atau pergi dan kembali. Ketidaknyamanan dapat merasakan seperti tekanan tidak nyaman, meremas, kepenuhan, atau sakit. Hal ini dapat ringan atau berat. Serangan jantung sakit kadang-kadang bisa merasa seperti gangguan pencernaan atau mulas.

Ketidaknyamanan juga dapat terjadi di daerah lain tubuh bagian atas, termasuk nyeri atau mati rasa pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang atau perut. Sesak nafas sering terjadi bersama dengan, atau ketidaknyamanan pada dada. Gejala serangan jantung lain mungkin dialami adalah keluar keringat dingin, mual dan muntah, merasa pusing atau pingsan.

Tanda dan gejala bervariasi dari orang ke orang. Bahkan, jika Anda memiliki serangan jantung kedua, gejala Anda mungkin tidak sama dengan serangan jantung pertama. Beberapa orang tidak memiliki gejala. Ini disebut "silent heart Attack".

Angina adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan yang terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah. Gejala angina dapat sangat mirip dengan gejala serangan jantung. Jika Anda memiliki angina dan melihat perubahan mendadak atau memburuknya gejala Anda, konsultasikan dengan dokter Anda segera.
Jika Anda berpikir Anda mungkin akan mengalami serangan jantung, atau jika nyeri angina Anda tidak hilang seperti biasanya ketika Anda mengambil obat angina Anda seperti yang diarahkan, layanan panggilan darurat untuk bantuan. Anda dapat mulai untuk menerima perawatan nyawa dalam ambulans dalam perjalanan ke ruang gawat darurat.